Langsung ke konten utama

Aku Mengaku Dosa

Tujuan dan Sasaran

  • Membantu anak-anak memahami arti penting pengakuan dosa.
  • Mempersiapkan anak-anak untuk menerima Sakramen Tobat dengan penuh kesadaran dan sukacita.
  • Membantu anak-anak untuk mengembangkan kebiasaan merenungkan dan mengakui dosa mereka.

Pembahasan Materi

Mat 5:48    Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

pengakuan dosa st maria vianney

Manusia jatuh dalam Dosa (Kejadian 3:1-24 Manusia Jatuh Kedalam Dosa)

KGK 385.  Allah itu baik secara tak terbatas dan segala karya-Nya baik. ....

Bahwa pada awalnya Tuhan menciptakan segala segala sesuatu itu baik. Pada hari ke enam, Allah menciptakan manusia. "Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka" (Kej 1:27). Manusia menduduki tempat khusus dalam ciptaan: ia diciptakan "menurut citra Allah" ; dalam kodratnya bersatulah dunia rohani dan dunia jasmani; Allah menjadikan dia sahabat-Nya. Dari segala ciptaan yang kelihatan, hanya manusia itu "mampu mengenal dan mencintai Penciptanya" (GS 12,3): ialah "yang di dunia merupakan satu-satunya makhluk, yang Allah kehendaki demi dirinya sendiri" (GS 24,3): hanya dialah yang dipanggil, supaya dalam pengertian dan cinta mengambil bagian dalam kehidupan Allah.

Kej 2:8    Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Ditaman edenlah manusia menjalin persahabatan dengan Allah secara utuh saling bertatap muka, head to head. 

KGK 396. Allah menciptakan manusia menurut citra-Nya dan menerimanya dalam persahabatan-Nya. Sebagai makhluk yang dijiwai roh, manusia hanya dapat menghayati persahabatan ini dalam kepatuhan bebas kepada Allah. Itu dinyatakan dalam larangan bagi manusia untuk makan dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat "sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati" (Kej 2:17). "Pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat" ini mengingatkan secara simbolis akan batas-batas yang tidak boleh dilewati, yang manusia sebagai makhluk harus akui dengan bebas dan perhatikan dengan penuh kepercayaan. Manusia bergantung dari Pencipta, ia berada di bawah hukum-hukum ciptaan dan norma-norma kesusilaan yang mengatur penggunaan kebebasannya.

KGK 398. Dalam dosa manusia mendahulukan dirinya sendiri daripada Allah dan dengan demikian mengabaikan Allah: ia memilih dirinya sendiri melawan Allah, melawan kebutuhan-kebutuhan keberadaannya sendiri sebagai makhluk dan dengan demikian juga melawan kesejahteraannya sendiri. .....

Manusia pertama adam dan hawa memiliki pilihannya sendiri untuk melanggar perintah Allah tersebut. Dengan rayuan maut dari sang iblis ular, adam dan hawa mengambil dan memakan buah pengetahuan baik dan jahat. Dan itulah dosa yang dilakukan oleh adam dan hawa (Kej 3:23)

KGK 1849. Dosa adalah satu pelanggaran terhadap akal budi, kebenaran, dan hati nurani yang baik; ia adalah satu kesalahan terhadap kasih yang benar terhadap Allah dan sesama atas dasar satu ketergantungan yang tidak normal kepada barang-barang tertentu. ....

Dengan Kata lain bahwa dosa adalah perbuatan yang menyebabkan putusnya hubungan dengan Allah. sehingga manusia menjadi kehilangan atas kehadirat Allah sendiri. Sehingga ia menjauhkan diri dari cinta kasih Allah.

Akibat dari Dosa

Dosa memiliki akibat (konsekuensi). antara lain:

KGK 399. Kitab Suci menunjukkan akibat-akibat dari ketidak-taatan pertama yang membawa malapetaka. Adam dan Hawa langsung kehilangan rahmat kekudusan asli Bdk. Rm 3:23.. Mereka takut kepada Allah Bdk. Kej 3:9-10., tentang Siapa mereka telah membuat karikatur seorang Allah, yang terutama mencari kepentingan-kepentingan-Nya sendiri Bdk. Kej 3:5.

Adam dan Hawa langsung kehilangan rahmat kekudusan asli dan Mereka takut kepada Allah

Allah itu adalah kudus adanya. Manusia sejak pertama diciptakan serupa dan segambar dengan citranya. awalnya manusia diciptakan dengan keistimewaan adanya kemuliaan Allah di dalamnya yang kemudian bersatu dengan Allah di taman eden yang merupakan bentuk atas kekudusan itu sendiri. Oleh dosa manusia manusia terusir dari taman eden yang menandakan terputusnya hubungan antara manusia dengan Allah, dengan kata lain manusia telah kehilangan rahmat kekudusan itu. 

Rusaknya Hubungan dengan diri sendiri dan sesama

KGK 400 ... kesatuan antara pria dan wanita mengalami ketegangan Bdk. Kej 3:11-13.; hubungan mereka ditandai dengan keinginan dan nafsu untuk berkuasa. Juga keselarasan dengan ciptaan rusak: ciptaan kelihatan menjadi asing dan bermusuhan dengan manusia Bdk. Kej 3:17.19 .....

Akibat yang lain adalah adanya perselisihan antara sesama. timbulnya keingin, nafsu dan kuasa, sebagaimana adam dan hawa saling menyalahkan, saling cari aman sendiri, menuduh sana-sini, begitu pula rusaklah seluruh hubungan yang sesungguhnya dengan dirinya sendiri, dengan sesama manusia, dan dengan segenap ciptaan.

Maka kita dari sini kita tahu bahwa dosa mengakibatkan kita kehilangan kehadiran Allah.

Mengenal Dosa-dosa dalam Katolik

Dosa asal

KGK 402. Semua manusia terlibat dalam dosa Adam. Santo Paulus mengatakan: "Oleh ketidak-taatan satu orang, semua orang telah menjadi orang berdosa" (Rm 5: 191. "Sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa" (Rm 5:12).....

Manusia pertama telah berbuat dosa: Dalam kitab Kejadian dinyatakan bahwa Adam dan Hawa telah berdosa dan oleh karena itu, maka Adam dan Hawa dan seluruh keturunannya harus menanggung dosa. (lih Kej 2). 

Oleh karena pembaptisan, kita telah dibebaskan dari dosa asal.

Dosa Pribadi

Dosa Pribadi merupakan dosa yang dilakukan orang secara pribadi dan dibagi menjadi

Dosa Ringan (dosa venial)

KGK 1862.    Dosa ringan dilakukan, apabila seorang melanggar peraturan hukum moral dalam materi yang tidak berat atau walaupun hukum moral itu dilanggar dalam materi yang berat, namun dilakukan tanpa pengetahuan penuh dan tanpa persetujuan penuh.

Dari sini cukup jelas, dosa yang tidak sengaja dilakukan karena ga ngerti, dan ga pengen dilakukan. Dosa ini dapat diampuni ketika seruan tobat dalam ekaristi. 

Dosa berat (dosa mortal)

KGK 1855.  Dosa berat merusakkan kasih di dalam hati manusia oleh satu pelanggaran berat melawan hukum Allah. Di dalamnya manusia memalingkan diri dari Allah, tujuan akhir dan kebahagiaannya dan menggantikannya dengan sesuatu yang lebih rendah. .....

contoh dari dosa berat adalah melanggar 10 perintah Allah (review materi lalu).

Secara gampang dosa berat ini mengakibatkan maut, seketika itu ia kehilangan rahmat Allah. Secara blak-blakan, dosa berar merupakan dosa yang tidak terampuni baik di bumi dan disurga (bdk mat 12:31-32), dengan kata lain neraka menanti. Dosa ini dapat terampuni hanya dengan sakramen tobat.

notes mengenal 7 dosa pokok (7 deathly sins): 

KGK, 1866:    Kebiasaan buruk dapat digolongkan menurut kebajikan yang merupakan lawannya, atau juga dapat dihubungkan dengan dosa-dosa pokok yang dibedakan dalam pengalaman Kristen menurut ajaran santo Yohanes Kasianus dan santo Gregorius Agung Bdk. mor 31,45.. Mereka dinamakan dosa-dosa pokok, karena mengakibatkan dosa-dosa lain dan kebiasaan-kebiasaan buruk yang lain. Dosa-dosa pokok adalah (1) kesombongan, (2) ketamakan, (3) kedengkian, (4) kemurkaan, (5) percabulan, (6) kerakusan, (7) kelambanan atau kejemuan [acedia].

KKGK, 398: Kebiasaan buruk merupakan lawan dari keutamaan. Kebiasaan buruk adalah kebiasaan yang melenceng dari kebaikan yang mengaburkan suara hati dan membuat seseorang cenderung melakukan hal buruk. Kebiasaan buruk ini dapat dikaitkan dengan yang disebut tujuh dosa pokok, yaitu: (1) kesombongan, (3) iri hati, (5) hawa nafsu, (4) kemarahan, (2) keserakahan, (6) kecemburuan, (7) kemalasan.

Lalu apa dosamu? bisa direnungkan, coba memeriksa diri dan buat daftarnya. Kita melangkah ke tahap selanjutnya.

“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).

 Aku Mengakukan Dosa: Sakramen tobat

Akibat dari dosa adalah putusnya hubungan manusia dengan Allah dan upah dosa adalah maut. "Tetapi kasih Allah itu besar kepada manusia sehingga sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang Tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal” (Yohanes 3:16).

1427.    Yesus menyerukan supaya bertobat. Seruan ini adalah bagian hakiki dari pewartaan Kerajaan Allah: "Waktunya telah genap; Kerajaan Allah sudah dekat. Bertobatlah dan percayalah kepada Injil !"(Mrk 1:15). .......... orang menyangkal yang jahat dan memperoleh keselamatan, yang adalah pengampunan segala dosa dan anugerah hidup baru.
 

Yesus hadir di tengah-tengah dunia untuk mewartakan kerajaan Allah dan menyerukan pertobatan. Kerajaan Allah disini diartikan kerajaan (kekuasaan/pemerintahan) Allah itu sudah mendekat dalam sabda yangg menjadi manusia, telah diumumkan dalam seluruh injil dan telah datang dalam kematian dan kebangkitan Yesus. Pertobatan yang berarti menjalin hubungan kembali dengan Allah dan memperoleh rahmat kekudusan dari Allah. 

Sakramen Pengakuan Dosa adalah sakramen yang ditentukan Kristus untuk memberikan berkat pengampunan Tuhan kepada anggota Gereja-Nya, yang setelah Pembaptisan jatuh ke dalam dosa.

  • Mengapa perlu pengakuan dosa?

1422.    "Mereka yang menerima Sakramen Tobat memperoleh pengampunan dari belas kasihan Allah atas penghinaan mereka terhadap-Nya; sekaligus mereka didamaikan dengan Gereja, yang telah mereka lukai dengan berdosa, dan yang membantu pertobatan mereka dengan cinta kasih, teladan serta doa-doanya" (LG 11).

sebagai orang kristen, kita dipanggil untuk hidup kudus. tetapi oleh karena kelemahan kita, kita sering jatuh kedalam dosa. maka dengan menerima sakramen pengakuan dosa, hubungan kita dengan Allah dan Gereja-Nya dipulihkan kembali.

1423.    Orang menamakannya Sakramen tobat, karena ia melaksanakan secara sakramental panggilan Yesus untuk bertobat Bdk. Mrk 1:15., untuk bangkit dan kembali kepada Bapa Bdk. Luk 15:18., dari Siapa orang telah menjauhkan diri karena dosa.Orang menamakannya Sakramen pemulihan, karena ia menyatakan langkah pribadi dan gerejani demi pertobatan, penyesalan, dan pemulihan warga Kristen yang berdosa.

Karena kelemahan manusia sering jatuh dalam dosa. Sebagai orang kristen , kita diajarkan bahwa Rahmat belas kasih Allah terpancar lewat sang sabda  berkat pengampunan melalui Gereja-nya yang Kudus dengan sakramen pengakuan dosa. Sakramen pengakuan dosa inilah yang menjadi tanda dan sarana yang nyata bahwa Rahmat pengampunan Allah selalu mengalir bagi manusia dan dengan laku pertobatan yang sejati manusia telah diampuni dosa-dosanya.  "Mengaku dosalah sekurang-kurangnya sekali setahun." Dalam hal ini, perintah sekurang-kurangnya satu kali dalam setahun bukan berarti kita memaknai dengan mengambil hal yang minimum. sebab sakramen pengakuan dosa dapat diterimakan lebih dari 1 kali. Perintah gereja ini mengingatkan kita agar senantiasa hidup dalam kekudusan.

  • Siapakah Pelaku dalam Sakramen tobat ini?

Setiap Warga beriman yang melakukan dosa berat (tidak menutup kemungkinan untuk pengakuan rutin atas dosa-dosa ringan) dan Anak-anak harus mengaku dosa dalam Sakramen Pengakuan sebelum menerima Komuni Pertama. Demikian pula mereka yang akan menerima sakramen Penguatan.

Yang dapat memberikan Sakramen Pengakuan Dosa adalah uskup dan dibantu oleh para imam. Sebab Kristus menjanjikan kuasa absolusi hanya kepada para rasul (lih. Mat 18:18) dan meneruskan kuasa ini hanya kepada mereka (lih. Yoh 20:23). Oleh kuasa yang diberikan Kristus, uskup dan para imam ini bertindak sebagai Kristus yang mengampuni dosa umat-Nya yang datang mengaku dosa dalam sakramen Pengakuan Dosa/Sakramen Tobat.

Rasa sesal dan tobat merupakan materi yang dibutuhkan dalam sakramen ini.adapun tata caranya adalah:

Tanda salib

U : Bapa, ini penerimaan Sakramen Tobat saya untuk pertama kalinya…
Kemudian ucapkanlah:
U : Dihadapan Bapa saya mau mengaku kepada Allah Bapa Yang Mahakuasa dan kepada seluruh umat Allah yang kudus, bahwa saya telah berdosa dengan pikiran dan perkataan, dengan perbuatan dan kelalaian, khususnya bahwa saya telah berdosa :…..(sebutkan dosa anda dengan jujur)
Saya sungguh menyesal atas semua dosa saya itu, dan dengan hormat saya meminta pengampunan serta penitensi yang berguna bagi saya.

lalu imam akan memberikan absolusi dan penitensi (yang akan dijelaskan kemudian) sebagai forma atas sakramen pengakuan dosa ini;

“Allah, Bapa yang Mahamurah
telah mendamaikan dunia dengan diri-Nya,
dalam wafat dan kebangkitan Putera-Nya.
Ia telah mencurahkan Roh Kudus
demi pengampunan dosa.
Dan berkat pelayanan Gereja,
Ia melimpahkan pengampunan
dan damai kepada orang yang bertobat.
Maka saya melepaskan saudara
dari dosa-dosa saudara
Demi nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus.” (KGK 1449)

Dilanjutkan doa tobat

apakah perlu dipraktekan?

Penitensi

1459.    Banyak dosa menyebabkan kerugian bagi sesama. Orang harus sedapat mungkin mengganti rugi (umpamanya mengembalikan barang yang dicuri, memperbaiki nama baik orang yang difitnah, memberi silih untuk penghinaan). Keadilan sendiri sudah menuntut ini. Tetapi di samping itu dosa melukai dan melemahkan pendosa sendiri, denukian pula hubungannya dengan Allah dan dengan sesama. Absolusi menghapuskan dosa, namun tidak mengatasi semua ketidak-adilan yang disebabkan oleh dosa Bdk. Konsili Trente: DS 1712.. Setelah pendosa mengangkat diri dari dosa, ia masih harus mendapat kesehatan rohani yang penuh. Ia harus "membuat silih", untuk dosa-dosanya, harus memperbaiki kesalahan atas suatu cara yang cocok. Penyilihan ini juga dinamakan "penitensi".

Dosa memiliki akibat yang ditimbulkan. Dosa berat membawa konsekuensi hukuman kekal di neraka, dan dosa ringan membawa konsekuensi hukuman sementara, yang dapat dijalani di dunia ini maupun di Api Penyucian, jika belum tuntas di dunia ini. Maka pengaku dosa harus menebus kesalahan-kesalahannya dan inilah yang dinamakan penitensi, entah berupa doa ataupun berupa denda yang lain.

Gereja menganjurkan dengan sangat, sebelum kita menerima Sakramen Pengakuan Dosa, kita mempersiapkan diri dengan berdoa memohon terang Roh Kudus, dan kemudian mengadakan pemeriksaan batin dengan tuntunan terang Sabda Allah. Persiapan batin ini dapat berupa ibadat sebelum pengakuan dosa maupun pemeriksaan batin yang mendalam secara pribadi dengan sungguh-sungguh.

Dasar biblis atas pengakuan dosa “Dan Aku pun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” (Mat 16:19, lih. Mat 18:18). Gereja didirikan atas dasar iman para rasul dan Yesus sebagai pendirinya. Yesus telah mengamatkan kepada petrus untuk menjaga kerajaan surga. tentu saja ada syarat khusus yang Tuhan berikan untuk dapat masuk kedalam surga, salah satunya adalah kekudusan. oleh karenanya dosa menjadi penghalang untuk dapat memasukinya. maka dalam kunci tersebut terdapat kuasa pengampunan dosa yang Tuhan limpahkan. Kepada siapa? kepada petrus yang merupakan simbol dari gerejanya. Maka gereja saat ini merupakan penerus dari rasul para rasulnya. sehingga wewenang pengampunan dosa ada pada Gereja-Nya.

Sitemap | About | Disclaimer |Contack Us
Copyright © 2023 Materi Kak Teyo | Powered by Theodorus EK