Dalam Gereja Katolik, teologi rahmat adalah salah satu pilar utama iman. Rahmat didefinisikan sebagai "bantuan supranatural yang diberikan Allah kepada manusia untuk mencapai keselamatan". Rahmat Allah adalah kasih sayang Allah yang aktif dan menyelamatkan yang diberikan kepada manusia tanpa pamrih dan tanpa syarat. Kasih sayang ini melampaui keadilan dan kehendak manusia, dan bertujuan untuk membawa manusia ke dalam persekutuan dengan Allah. Manifestasi Rahmat Allah dalam Sejarah Keselamatan Rahmat Allah adalah kasih yang tidak terhingga, anugerah yang cuma-cuma, dan kehendak Allah yang berdaulat yang dinyatakan dalam sejarah keselamatan. Sejarah keselamatan adalah kisah tentang bagaimana Allah menyelamatkan umat manusia dari dosa dan pemulihan hubungan mereka dengan Allah. Manifestasi rahmat Allah dalam sejarah keselamatan dapat dilihat dalam berbagai peristiwa, seperti: 1. Perjanjian Allah dengan Abraham Allah memilih Abraham dan keturunannya untuk menjadi umat-Nya ...
Ketaatan sebagaimana Ia taat sampai mati tergantung di kayu salib